Pasuruan : Dinas Pendidikan menjamin Kelancaran UNBK 2016
Senin, 04 April 2016
Berlangganan

Pasuruan : Dinas Pendidikan menjamin Kelancaran UNBK 2016

Wartaharian.co, Pasuruan – Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan menyampaikan telah mempersiapkan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) secara matang. Dispendik : "Siswa dan orangtua tidak perlu mengkhawatirkan penyelenggaraan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). 

Dinas pendidikan Telah mengantisipasi kendala pemadaman listrik maupun koneksi jaringan internet dari awal. Dispendik Pasuruan telah meminta kepada PLN dan Telkom untuk menjaga kestabilan jaringan listrik maupun internet selama ujian nasional 2016 berlangsung mulai 4-6 April 2016 di Kabupaten Pasuruan.

"Fasilitas dan sarana penunjang telah kami siapkan sejak dini. Kami juga telah berkirim surat kepada PLN dan Telkom untuk menjaga stabilitas jaringan listrik dan internet," ujar Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Ahmad Yusuf.

Menurut Ahmad Yusuf, meski telah mendapatkan jaminan listrik tidak byar pet, pihaknya juga melakukan antisipasi dengan penyiapan genset serta operator server apabila terjadi terjadi masalah jaringan dan koneksi internet.

"Kami sudah mempersiapkannya secara matang dan teliti. Insya Allah ujian nasional berbasis komputer tidak terjadi masalah dan berjalan lancar," tandas Ahmad Yusuf.

Di Kabupaten dan Kota Pasuruan, 48 sekolah akan melaksanakan ujian nasional berbasis komputer. Sebanyak 42 sekolah berada di wilayah Kabupaten Pasuruan, sedangkan enam sekolah lainnya berada di Kota Pasuruan.

"Ada 42 sekolah negeri maupun swasta di Kabupaten Pasuruan yang sudah siap melaksanakan UNBK dengan 9.969 siswa peserta," jelas Ahmad Yusuf.

Sedangkan ujian nasional 2016 berbasis kertas atau paper based test (PBT) di Kabupaten Pasuruan diikuti oleh 483 sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 22 ribu siswa. Sedangkan di Kota Pasuruan, ada 6.971 siswa SMA dan 2.261 siswa SMK menjadi peserta UN 2016.

Untuk soal ujian nasional berbasis kertas atau manual ini terjamin keamanannya. Mulai dari mengawal soal hingga pendistribusian soal dilakukan dengan pengawalan petugas kepolisian.

"Kami berpesan agar siswa peserta UNBK lebih teliti. Jangan ada kesalahan teknis atau grogi dan salah klik. Gunakan waktu sebaik mungkin. Untuk yang berbasis kertas harus percaya diri dan jujur," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Wasis.

wartaharian.co, 04-04-2016