Sekolah Panik : Laman PDSS Sulit Diakses
Selasa, 23 Februari 2016
Berlangganan

Sekolah Panik : Laman PDSS Sulit Diakses



Mendekati masa akhir pendaftaran Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Banyak sekolah di Sumatera Utara yang kelimpungan ketika hendak mengisikan data siswa dan sekolah mereka. Pasalnya, menjelang akhir masa pendaftaran PDSS, sekolah yang bermaksud mengisi data membeludak sehingga membuat laman PDSS sulit diakses.
Padahal, tenggang waktu pendaftaran PDSS cukup lama, yakni dari 18 Januari hingga 20 Februari. Namun, banyak sekolah memilih mengisi PDSS menjelang penutupan pendaftaran.
Hubungan Masyarakat Universitas Negeri Medan (Unimed) Muhammad Surip mengaku, mendapat telepon dari puluhan kepala sekolah se-Sumatera Utara sekedar menyampaikan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa belum tuntas. "Jaringan server full akibat sekolah isi PDSS di akhir waktu. Inilah risiko sekolah. Ada puluhan kepala sekolah di Sumatera Utara telepon untuk menyampaikan belum daftar PDSS karena proses registrasi gagal," ujar Surip, Senin (22/2/2016).
Namun, Surip belum mengaku belum mendapatkan jumlah rinci sekolah yang sudah terdaftar PDSS atau yang belum mendaftar. "Sampai sekarang kita belum dapat datanya. Semoga sekolah di Sumatera Utara aman semua," kata Surip.
Menurutnya, permasalahan server sibuk akibat banyak sekolah yang daftar PDSS di akhir penutupan sudah berlangsung sejak lama. Namun, kepala sekolah tidak belajar dari pengalaman yang terdahulu.
Sepuluh hari sebelum penutupan PDSS, ada 500 sekolah di Sumatera Utara yang belum mendaftar. Alahasil, Surip bersama staf Humas Unimed menelepon seluruh kepala sekolah agar segera mendaftarkan sekolahnya ke PDSS.
"Pada saat sosialisasi di daerah bersama kepala sekolah sudah kami sampaikan jangan mengisi PDSS jelang penutupan," pungkas Surip.
Pada proses pendaftaran PDSS, Sekolah harus mengisi semua data melalui situs resmi Pusat Data Sekolah dan Siswa yang ada, semua itu tanggung jawab pihak sekolah dimulai dari pengisian dan verifikasi nilai rapot sampai dengan siswa sudah mendapatkan NISN. Data di PDSS ini akan menjadi salah satu syarat pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).